Dia
Keramaian
Yang
Dipajang
Seputar
Kacamata
Seminggu ke depan
Retak
Di antara
Bualan
Secangkir
Kopi
Pekat
Tapi
Dia
Tertawa
Mengabaikannya
Di mana-mana
Karena
Pusing
Mencari
Pengantinya
Seputar
Kacamata
"Habis"
Di cafe-cafe
Bali
Comments
Post a Comment