Mungkin di kepala anda saat membaca judul di atas, buku ini berupa buku pelajaran kuliah-yang memusingkan kepala-membosankan-dan tentu tidak asyik dibaca. Atau bisa jadi-membacanya, anda menjadi membayangkan hal-hal menyeramkan terjadi di ruang pratek dengan penyakit ber-level tinggi.
Namun berbeda dengan “Mengintip kasus Medis,” justru banyak hal kecil atau yang sering disepelekan orang-orang terhadap suatu penyakit-yang memang dapat menyebabkan penyakit tersebut bertambah parah. Justru setelah membacanya anda akan tahu bagaimana mengatasi hal-hal yang belum pernah anda temukan dan anda akan tahu apa yang harus anda lakukan bila anda atau orang-orang terdekat mengalami hal serupa.
Buku karya dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD-dokter spesialisinternist - tidak akan membosankan anda. dr. Posma mempunyai gaya sendiri dalam menceritakan pengalaman prateknya. Tulisan-tulisannya dituturkan dalam gaya bercerita seperti fiksi, tetapi tulisannya murni bersifat non-fiksi. Karena dr. Posma juga seorang blogger, dia menyisipi komentar-komentar pembaca dalam tulisannya-yang diaupload ke dalam blog-nya.
Apakah anda tahu sebelumnya, bahwa payudara implant itu bisa meledak? Anda akan terkaget-kaget membaca ulasannya. Saluran listrik pun bisa menyebabkan seseorang mengalami sakit jantung. Atau juga mengenai gigi berlubang yang tidak dirawat dapat menimbukan leher menjadi bolong. Bagaimana bisa energy drink tidak boleh dikonsumsi? Apa penyebabnya? Jika anda alergi terhadap obat, sebaiknya anda memberitahu dokter, suster, saudara, teman. Karena alergi ini bisa membuat kulit anda rusak cukup parah.
Tulisan di atas hanya beberapa contoh kasus, banyak kasus medis lainnya dibahas di buku ini. Tidak hanya satu jenis penyakit, tetapi berlimpah; Jantung; Gigi; Diabetes; Pernafasan; Ginjal dan hipertensi ;Pencernaan ; Alergi dan Imunologi ; Bedah; Seksologi; Ibu dan Anak; Kejiwaan; Infeksi; Syaraf; Hematologi: Komplikasi.
Lengkap sudah bermacam kasus penyakit diulas. Di setiap contoh kasusnya, penulis menyelipkan pengetahuan bagi pembacanya-ternyata masih banyak hal yang tidak kita ketahui sebagai kaum awam. Contohnya; sewaktu kecil, anak-anak harus dibiasakan mengunyah makanan yang keras. Mengapa? Karena dapat mempengaruhi pertumbuhan rahang. Apabila anak-anak tidak dibiasakan makan makanan yang keras sesekali, seperti kacang, kerupuk atau mengunyah permen karet, maka rahang akan mengecil dan ini mengakitbatkan gigi tumbuh tidak rapi. Sebabnya rahang tidak mempunyai lahan cukup luas untuk pertumbuhan gigi yang tertata rapi dan gigi tumbuh tidak beraturan, bahkan hal seperti ini bisa menimbulkan kantong nanah bila terjadi infeksi.
Contoh lainnya: Apakah pernah mendengar anak berusia 9 tahun mengalami Stroke? Ini benar-benar realita di jaman sekarang ini. Ternyata stroke pun bisa berasal dari gen keturunan. Olah raga renang bisa menjadi salah satu terapi yang dianjurkan. Kembali lagi ke pola hidup dan makanan. Anak-anak maupun dewasa harus memperhatikan hal ini, karena penyakit Stroke bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Ini merupakan dua contoh yang terjadi di balik ruang pratek sang dokter. Kita dapat mengintip lebih luas lagi hal medis dalam buku karya dr. Posma ini. dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD tidak lupa membubuhkan humor di setiap cerita di balik medisnya. Kita pun dapat menemukan judul yang bisa membuat kita tertawa. Penulis sepertinya mengerti benar, bahwa konsep buku seperti ini perlu diasupkan humor, agar pembacanya terus membaca buku sampai selesai tanpa menimbulkan rasa bosan. Ini yang membuat buku ini menarik dan berbeda dari buku-buku non fiksi-medis lainnya.
Komentar-komentar di setiap tulisan pun berisi pertanyaan-pertanyaan, keluhan pembaca blogger dan tentu jawaban sang dokter seputar penyakit. Ini bisa menambah wawasan kita semakin luas lagi, karena dari berbagai pertanyaan tersebut, kita jadi lebih mengerti berbagai kasus medis. Buku “Mengintip Kasus Medis; Dibalik Ruang Pratek Dokter,” juga memasukan gambar-gambar seputar organ tubuh manusia, pasien yang sakit parah, rontgen dan lain sebagainya. Bertujuan agar pembaca mengerti lebih jelas apa penyakit yang dihadapi.
Ada kasus, so pasti ada solusinya. Begitulah konsep isi dari tiap tulisan di buku ini. Banyak hal terjadi di balik ruang pratek yang tak pernah kita duga atau kita ketahui sebelumnya. Hidup memang misteri, namun Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan tanpa sesuai kemampuan manusia. Kita sebagai manusia diberi indera, otak , akal dan pikiran untuk mencari jawaban dari setiap pertanyaan. Buku ini dapat menjawab semua keraguan, ketidaktahuan, keresahan, keluhan terhadap berbagai jenis pennyakit dan segala penanggulanganya. Sangat sangat bermanfaat.
Sayang sekali rasanya melewatkan buku ini begitu saja. Buku “Mengintip kasus Medis; Di Balik Ruang Pratek Dokter,” dapat ditemukan di toko-toko buku besar. Jadi, tunggu apa lagi. Kejarlah ilmu yang bermanfaat melalui buku karya dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD. Berarti kita sayang tubuh kita dan ‘mempercantik’ tubuh dengan menghindari gejala-gejala penyakit , sekaligus mengerti tindakan apa yang harus dilakukan nantinya, melalui membaca buku ini.
Judul Buku : Mengintip Kasus Medis Di Balik Ruang Pratek Dokter
Penulis : dr. Posma B. Siahaan, Sp,PD, FINASIM91
Penerbit : CTI, email; wijayanti1967@yahoo.com
Cetakan Pertama, 2012
182 Hal; 15,5 cm x 23 cm
ISBN 978-602-19691-0-6
ISBN 978-602-19691-1-3
Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2310121-mengintip-kasus-medis-di-balik/#ixzz23SRDRjbN
Namun berbeda dengan “Mengintip kasus Medis,” justru banyak hal kecil atau yang sering disepelekan orang-orang terhadap suatu penyakit-yang memang dapat menyebabkan penyakit tersebut bertambah parah. Justru setelah membacanya anda akan tahu bagaimana mengatasi hal-hal yang belum pernah anda temukan dan anda akan tahu apa yang harus anda lakukan bila anda atau orang-orang terdekat mengalami hal serupa.
Buku karya dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD-dokter spesialisinternist - tidak akan membosankan anda. dr. Posma mempunyai gaya sendiri dalam menceritakan pengalaman prateknya. Tulisan-tulisannya dituturkan dalam gaya bercerita seperti fiksi, tetapi tulisannya murni bersifat non-fiksi. Karena dr. Posma juga seorang blogger, dia menyisipi komentar-komentar pembaca dalam tulisannya-yang diaupload ke dalam blog-nya.
Apakah anda tahu sebelumnya, bahwa payudara implant itu bisa meledak? Anda akan terkaget-kaget membaca ulasannya. Saluran listrik pun bisa menyebabkan seseorang mengalami sakit jantung. Atau juga mengenai gigi berlubang yang tidak dirawat dapat menimbukan leher menjadi bolong. Bagaimana bisa energy drink tidak boleh dikonsumsi? Apa penyebabnya? Jika anda alergi terhadap obat, sebaiknya anda memberitahu dokter, suster, saudara, teman. Karena alergi ini bisa membuat kulit anda rusak cukup parah.
Tulisan di atas hanya beberapa contoh kasus, banyak kasus medis lainnya dibahas di buku ini. Tidak hanya satu jenis penyakit, tetapi berlimpah; Jantung; Gigi; Diabetes; Pernafasan; Ginjal dan hipertensi ;Pencernaan ; Alergi dan Imunologi ; Bedah; Seksologi; Ibu dan Anak; Kejiwaan; Infeksi; Syaraf; Hematologi: Komplikasi.
Lengkap sudah bermacam kasus penyakit diulas. Di setiap contoh kasusnya, penulis menyelipkan pengetahuan bagi pembacanya-ternyata masih banyak hal yang tidak kita ketahui sebagai kaum awam. Contohnya; sewaktu kecil, anak-anak harus dibiasakan mengunyah makanan yang keras. Mengapa? Karena dapat mempengaruhi pertumbuhan rahang. Apabila anak-anak tidak dibiasakan makan makanan yang keras sesekali, seperti kacang, kerupuk atau mengunyah permen karet, maka rahang akan mengecil dan ini mengakitbatkan gigi tumbuh tidak rapi. Sebabnya rahang tidak mempunyai lahan cukup luas untuk pertumbuhan gigi yang tertata rapi dan gigi tumbuh tidak beraturan, bahkan hal seperti ini bisa menimbulkan kantong nanah bila terjadi infeksi.
Contoh lainnya: Apakah pernah mendengar anak berusia 9 tahun mengalami Stroke? Ini benar-benar realita di jaman sekarang ini. Ternyata stroke pun bisa berasal dari gen keturunan. Olah raga renang bisa menjadi salah satu terapi yang dianjurkan. Kembali lagi ke pola hidup dan makanan. Anak-anak maupun dewasa harus memperhatikan hal ini, karena penyakit Stroke bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Ini merupakan dua contoh yang terjadi di balik ruang pratek sang dokter. Kita dapat mengintip lebih luas lagi hal medis dalam buku karya dr. Posma ini. dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD tidak lupa membubuhkan humor di setiap cerita di balik medisnya. Kita pun dapat menemukan judul yang bisa membuat kita tertawa. Penulis sepertinya mengerti benar, bahwa konsep buku seperti ini perlu diasupkan humor, agar pembacanya terus membaca buku sampai selesai tanpa menimbulkan rasa bosan. Ini yang membuat buku ini menarik dan berbeda dari buku-buku non fiksi-medis lainnya.
Ada kasus, so pasti ada solusinya. Begitulah konsep isi dari tiap tulisan di buku ini. Banyak hal terjadi di balik ruang pratek yang tak pernah kita duga atau kita ketahui sebelumnya. Hidup memang misteri, namun Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan tanpa sesuai kemampuan manusia. Kita sebagai manusia diberi indera, otak , akal dan pikiran untuk mencari jawaban dari setiap pertanyaan. Buku ini dapat menjawab semua keraguan, ketidaktahuan, keresahan, keluhan terhadap berbagai jenis pennyakit dan segala penanggulanganya. Sangat sangat bermanfaat.
Sayang sekali rasanya melewatkan buku ini begitu saja. Buku “Mengintip kasus Medis; Di Balik Ruang Pratek Dokter,” dapat ditemukan di toko-toko buku besar. Jadi, tunggu apa lagi. Kejarlah ilmu yang bermanfaat melalui buku karya dr. Posma B. Siahaan, Sp.PD. Berarti kita sayang tubuh kita dan ‘mempercantik’ tubuh dengan menghindari gejala-gejala penyakit , sekaligus mengerti tindakan apa yang harus dilakukan nantinya, melalui membaca buku ini.
Judul Buku : Mengintip Kasus Medis Di Balik Ruang Pratek Dokter
Penulis : dr. Posma B. Siahaan, Sp,PD, FINASIM91
Penerbit : CTI, email; wijayanti1967@yahoo.com
Cetakan Pertama, 2012
182 Hal; 15,5 cm x 23 cm
ISBN 978-602-19691-0-6
ISBN 978-602-19691-1-3
Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2310121-mengintip-kasus-medis-di-balik/#ixzz23SRDRjbN
Comments
Post a Comment